Perkuat ketahanan pangan dan cegah stunting, Provsu berikan dukungan sarana pertanian bagi desa percontohan di humbahas

Mediametrotapraya.news – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara (Provsu) menegaskan komitmen nyata dalam mendukung percepatan penanganan stunting sekaligus kesuksesan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, dengan menyerahkan bantuan sarana pertanian kepada tiga desa binaan di Kabupaten Humbang Hasundutan. Dukungan ini sekaligus mematangkan kesiapan daerah menghadapi penilaian tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.

Penyerahan bantuan dilaksanakan secara resmi oleh Ketua Tim Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provsu, Irsyad Kamil, SP., disaksikan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Humbang Hasundutan Ny. Erma Oloan Paniaran Nababan, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Humbahas, Tukka Siahaan. Bantuan diserahkan kepada Tim Penggerak PKK Desa Pariksinomba (Kecamatan Doloksanggul), Desa Parsingguran I (Kecamatan Pollung), dan Desa Lobutolong Habinsaran (Kecamatan Paranginan).

Bantuan yang disalurkan meliputi bibit sayuran unggul, pestisida organik, pupuk hayati cair, polibag, cangkul, gembor, hingga angkong. Seluruh sarana ini ditujukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan rumah tangga menjadi sumber pangan bergizi, memperkuat ketahanan pangan keluarga, menambah pendapatan warga, sekaligus mewujudkan lingkungan desa yang hijau, bersih, dan sehat.

Dalam arahannya, Ketua TP PKK Humbahas menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi. Ia mengajak seluruh kader PKK dan masyarakat untuk memanfaatkan bantuan ini secara tepat guna dan berkelanjutan. “Pekarangan rumah adalah ladang harapan kita. Mari kita buktikan bahwa dari halaman rumah sendiri, kita bisa mencukupi kebutuhan gizi keluarga, mencegah stunting sejak dini, dan menjadikan desa kita teladan dalam pelaksanaan program pembangunan berbasis keluarga,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Humbahas menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, kader PKK, dan seluruh elemen masyarakat. “Bantuan ini bukan sekadar barang, melainkan amanah untuk dikelola bersama agar manfaatnya dirasakan luas dan berjangka panjang. Langkah ini juga memastikan perwakilan kita benar-benar siap tampil terbaik dalam penilaian Desa Percontohan dan Desa Lokasi Stunting tingkat Provinsi tahun ini,” ujar Tukka Siahaan.

Sebelum penyerahan bantuan, juga dilaksanakan pembinaan terpadu bagi para kader PKK desa guna memastikan pemahaman yang utuh mengenai cara pengelolaan, pemanfaatan, hingga keberlanjutan program di lapangan. Melalui langkah ini, diharapkan tercipta percontohan nyata bagaimana pemberdayaan masyarakat berbasis ketahanan pangan mampu mengatasi masalah gizi sekaligus mendorong kesejahteraan keluarga secara menyeluruh.(@Hrp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *