SAMOSIR, metrotapraya.news –
Dua sepeda motor milik Mery Rajagukguk dibawa dua pria yang mengaku sebagai penagih utang FIFGROUP pada 1 Januari 2025. Namun hingga 26 Agustus 2026, Mery mengaku belum memperoleh kejelasan mengenai keberadaan kendaraan maupun dokumen resmi penyerahannya.
Dua kendaraan tersebut yakni Honda CB150R BB 6636 EF dan Honda Beat Sporty BB 4205 DG.
Menurut Mery, kedua pria tersebut, yang dikenalnya sebagai N. Simanjuntak dan seorang pria bermarga Simbolon, datang ke rumah dan mengaku menjalankan tugas penagihan terkait kewajibannya kepada FIFGROUP. Karena meyakini mereka memiliki kewenangan, Mery menyerahkan kedua kendaraan tersebut.
Namun, menurut Mery, tidak ada berita acara, tanda terima, atau dokumen resmi yang diberikan saat kendaraan dibawa.
“Saya sudah menyerahkan motor. Saya ingin tahu motor itu dibawa ke mana,” ujar Mery, Rabu (26/8/2026).
Mery juga mengaku telah berupaya menghubungi pihak yang bersangkutan melalui nomor seluler yang dimilikinya, tetapi belum mendapatkan kejelasan.
Ia mempertanyakan apakah kedua pria tersebut benar-benar petugas atau pihak yang mendapat penugasan resmi dari FIFGROUP. Jika benar, Mery meminta penjelasan mengenai pihak yang menerima kendaraan serta lokasi kendaraan saat ini.
Informasi yang diterima Mery menyebutkan kedua motor tersebut diduga tidak berada di kantor FIFGROUP Cabang Sibolga maupun Pos FIFGROUP Samosir. Namun, informasi tersebut belum terverifikasi secara independen.
Mery meminta FIFGROUP memberikan klarifikasi mengenai status dan kewenangan kedua pria tersebut serta prosedur dan dokumen penyerahan kendaraan.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih menunggu hak jawab dan klarifikasi resmi dari manajemen FIFGROUP maupun pihak-pihak yang disebutkan dalam persoalan ini. Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak terkait untuk memberikan penjelasan dan informasi yang berimbang.
Pertanyaan mengenai siapa dua pria tersebut, kepada siapa kendaraan diserahkan, dan di mana keberadaan kedua sepeda motor itu kini masih menunggu jawaban resmi.













