Semakin nyata! Jembatan pagaran Dolok Sanggaran II masuk tahap pemasangan rangka besi, progres capai 20 persen

Mediametrotapraya.news, humbahas— Harapan masyarakat Kecamatan Onan Ganjang untuk memiliki jembatan penghubung yang kokoh dan permanen semakin mendekati kenyataan. Pembangunan Jembatan Pagaran Dolok yang juga dikenal masyarakat sebagai Jembatan Katolik — di Desa Sanggaran II, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan, kini terus berjalan dan telah memasuki tahap pengerjaan yang menggembirakan.

Berdasarkan informasi yang diterima Dinas Kominfo Kabupaten Humbahas dari Camat Onan Ganjang, Roland Marbun, pada Minggu, 2 Agustus 2026, pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Kolaborasi ini membuktikan bahwa ketika pemerintah dan TNI bersatu membangun desa, manfaatnya akan langsung dirasakan oleh rakyat di pelosok desa sekalipun.

Camat melaporkan bahwa progres pembangunan pondasi jembatan telah mencapai 20 persen, dan saat ini pekerjaan telah memasuki tahap pemasangan rangka besi sebagai persiapan pengecoran struktur jembatan. Pekerjaan berjalan tertib dan terarah, menandakan komitmen bersama untuk menyelesaikan pembangunan ini secepat mungkin dengan kualitas yang dapat diandalkan.

Ketika jembatan ini nantinya selesai dan dapat digunakan sepenuhnya, manfaatnya akan terasa sangat besar bagi masyarakat. Arus lalu lintas akan menjadi lancar dan aman, jarak tempuh menjadi lebih singkat, serta biaya transportasi turun secara nyata. Yang paling penting, hasil bumi para petani dapat dikirim ke pasar dengan lebih cepat, segar, dan murah — sehingga perekonomian warga Desa Sanggaran II dan sekitarnya akan semakin terangkat. Jembatan ini bukan sekadar bangunan beton dan besi, melainkan jembatan kemakmuran yang menghubungkan masyarakat menuju masa depan yang lebih sejahtera.

Selain Jembatan Pagaran Dolok, pembangunan Jembatan Aek Sipoti di Desa Batunagodang Siatas, Kecamatan Onan Ganjang, juga terus berjalan meski belum lama ini sempat menghadapi kendala alam. Pembangunan jembatan ini saat ini masih berada pada tahap pengerjaan pondasi.

Pada Kamis, 30 Juli 2026, lokasi pembangunan sempat dilanda banjir yang mengakibatkan pelaksanaan pekerjaan terganggu untuk sementara waktu. Meski demikian, pembangunan tetap dilanjutkan setelah air surut, menunjukkan ketangguhan dan kesungguhan pihak pelaksana untuk menyelesaikan pembangunan tersebut meski menghadapi tantangan alam.

Dua jembatan di Kecamatan Onan Ganjang ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat. Progres yang terus berjalan patut diapresiasi, namun tetap harus diawasi agar kualitas dan ketahanan jembatan terjamin. Semoga kedua jembatan ini segera rampung, aman dilalui, dan membawa berkah serta kemajuan bagi seluruh masyarakat Onan Ganjang pada khususnya dan Humbang Hasundutan pada umumnya!(@Hrp)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *