Bupati Oloan Nababan Tegas: “Dekat Pejabat Bukan Berarti Boleh Berlagak Pejabat”

ASN Humbahas Diminta Tanggalkan Mental Feodal dan Fokus Melayani

Doloksanggul, 10 Oktober 2025

Mediametrotapraya.news

Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, memberikan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak menjadikan kedekatan dengan pejabat sebagai alasan untuk bersikap layaknya pejabat. Pesan itu disampaikan dalam apel pembinaan ASN di halaman kantor bupati, Jumat (10/10/2025).

“Dekat dengan pejabat bukan berarti boleh berlagak pejabat. ASN dan ajudan harus tahu diri, sopan, rendah hati, dan tetap menjadi pelayan rakyat. Kalau mentalnya masih cari panggung, berarti belum siap mengabdi,” tegas Oloan di hadapan ratusan ASN.

Bupati menegaskan bahwa ASN adalah wajah pemerintah di mata rakyat, bukan simbol kekuasaan atau alat pencitraan. Ia menilai, ASN yang mencari panggung pribadi justru merusak marwah birokrasi dan kepercayaan publik. “ASN yang mencari simpati publik demi kepentingan diri tidak punya tempat di Humbahas,” ujarnya.

Menurut Oloan, era birokrasi feodal dan elitis sudah berakhir. Ia menegaskan bahwa reformasi birokrasi di Humbahas harus berbasis sistem merit — di mana jabatan dan kepercayaan diberikan berdasarkan kemampuan dan kinerja, bukan karena kedekatan personal.

“Saya tidak ingin ASN Humbahas menjadi pengiring kekuasaan. Loyalitas ASN hanya kepada negara dan rakyat, bukan kepada figur,” katanya.

Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Humbahas saat ini sedang melakukan penataan menyeluruh terhadap sistem birokrasi, termasuk rotasi jabatan secara transparan, pelatihan kepemimpinan berbasis kompetensi, dan evaluasi kinerja rutin.

Ia menambahkan, ASN yang terjebak dalam budaya pencitraan dan arogansi jabatan justru menjadi penghambat kemajuan daerah. “ASN itu simbol negara. Kalau perilakunya rusak, wajah pemerintah ikut rusak. Mari kita jaga kehormatan birokrasi dengan bekerja sungguh-sungguh, bukan dengan pencitraan,” ujarnya.

Langkah Bupati Oloan sejalan dengan arah kebijakan Kementerian PAN-RB yang menempatkan ASN, terutama lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), sebagai ujung tombak pelayanan publik dan agen perubahan birokrasi.

“Birokrasi yang baik bukan tentang siapa yang paling dekat dengan pimpinan, tapi siapa yang paling bermanfaat bagi rakyat,” pungkasnya disambut tepuk tangan ASN yang hadir.

Dengan gaya kepemimpinan tegas dan reformis, Oloan Nababan menegaskan tekadnya menjadikan Humbahas sebagai daerah teladan reformasi birokrasi yang melayani rakyat dengan integritas dan profesionalisme tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *