Ada Laporan Aset Hilang di Puskesmas Harian, Namun Tidak Muncul dalam Temuan BPK Sumut

"Keraguan" Hasil Audit BPK

Samosir, 16/09/2025

Mediametrotapraya.news– Dugaan hilangnya sejumlah aset milik Puskesmas Harian pada tahun anggaran 2023 menimbulkan pertanyaan serius terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset daerah. Berdasarkan informasi yang beredar, laporan mengenai kehilangan aset tersebut sudah pernah disampaikan, namun ironisnya, dalam laporan hasil pemeriksaan tahunan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Utara, temuan tersebut tidak tercatat.

Kondisi ini memunculkan tanda tanya di kalangan masyarakat. Bagaimana mungkin laporan aset hilang bisa “lenyap” dalam dokumen resmi yang seharusnya menjadi instrumen utama dalam pengawasan keuangan negara?

Atas kejanggalan tersebut Jurnalis Mediametrotapraya.news, Dorli Sinambela,melakukan konfirmasi melalui jejaring WhatsApp pada Selasa, 16/09/2025 kepada Ibu Ivanna, Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumatera Utara yang pada tahun 2023 ditugaskan melakukan pemeriksaan di Kabupaten Samosir.

Pertanyaan konfirmasi tersebut menyasar beberapa poin penting, antara lain: Apakah benar BPK menemukan adanya kehilangan aset di Puskesmas Harian, mengapa temuan itu tidak masuk dalam laporan tahunan, serta bagaimana mekanisme validasi laporan masyarakat agar tidak terabaikan.

Publik berhak mendapat penjelasan. Kalau memang ada laporan aset hilang, kenapa tidak tercantum dalam LHP BPK? Jika memang tidak ditemukan, apakah BPK punya catatan khusus yang bisa menjawab keraguan publik? Jangan sampai laporan masyarakat hanya dianggap angin lalu. Hal diatas dikatakan seorang Narasumber kepada media ini saat Tim media ini berbincang di salah satu Tempat di Pangururan beberapa waktu lalu. Dianya juga meragukan Audit yang dilakukan oleh BPK tidak sesuai dengan Fakta yang ada dan terkesan “mengada-ada”.

Polemik ini kian menjadi perhatian karena menyangkut pengelolaan aset di sektor kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di daerah seharusnya mendapatkan perhatian serius, termasuk soal transparansi dan integritas dalam pengelolaan sarana, prasarana, serta aset yang ada.

Hingga berita ini diterbitkan, Redaksi Mediametrotapraya.news masih menunggu jawaban resmi dari BPK Sumatera Utara melalui Ketua Tim Pemeriksa Ivanna. Konfirmasi ini diharapkan dapat menjawab keraguan publik sekaligus memperjelas apakah ada kelalaian dalam pencatatan ataupun pemeriksaan atas laporan kehilangan aset di Puskesmas Harian.(D.Novalia Sinambela)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *